Langsung ke konten utama

Postingan

curahan hati mahasiswa malas

aku pikir blog hanya untuk menulis tentang sesuatu yang serba ilmiah, intelek atau setidaknya menghibur jika bisa dibaca oleh orang lain. tapi kali ini, aku menampik pikiran itu. aku sudah sampai titik jenuh, mungkin hampir setiap hari jenuh karena terlalu didera kesepian. mungkin ini efek mahasiswa semester tua. fase yang dihadapi mahasiswa yang ngerjain skripsi atau galau jodoh? jadi malam ini aku coba menghilangkan rasa sepiku dengan menulis. entah apapun yang aku tulis, setidaknya aku mencoba untuk menghilangkan kesepian. yah, setidaknya mengumpulkan motivasi sebelum aku menyusun kata yang indah di proposal skripsiku. skripsi....sepertinya kata ini terlalu keramat. setelah aku melewati keramatnya proses KKN-PPL. aah, kalian tau apa itu KKN-PPL? mungkin sebagian juga pernah mengalami bagaimana keramatnya proses itu, bahkan  kamu bisa putus dengan pacarmu hanya karena KKN. aku-pun mengalaminya, sampai akhirnya aku percaya hal itu amat keramat. dan, bagaimanakah proses skripsi ...

liburan Ala Wonder Women (Pantai Sepanjang dan Sadranan)

First Time Merbabu

 menunggu waktu naik gunung selanjutnya...Amiin!

Revolusi Politik Berantas Korupsi Sistemik

Permasalahan korupsi sudah kerap terjadi di Indonesia. Informasi media memberitakan Indonesia menduduki peringkat 64 dalam urutan negara paling korup di dunia. Peringkat tersebut dirilis oleh Transparency International (TI) yang meneliti korupsi di 177 negara pada tahun 2013 ( metrotvnews.com ). Dalam 9 tahun terakhir (2004-2013) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengungkap 277 kasus korupsi. Artinya, setiap bulan terungkap rata-rata dua kasus korupsi besar. Belum lagi masalah korupsi yang diungkap oleh kepolisian dan kejaksaan, kalau dihitung semua bisa jadi di Indonesia ini tiada hari tanpa korupsi. Menurut data Kemendagri pada tahun 2013 terdapat 21 Gubernur, 7 Wakil Gubernur, 156 bupati, 46 wakil bupati, 41 walikota, 20 wakil walikota, yang tersangkut kasus hukum, sebagian besar kasus korupsi ( tribunnews.com ). Diantaranya adalah Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang terlibat kasus korupsi Pilkada Lebak, Gubernur Riau, Rusli Zaenal yang terlibat korupsi kasus dugaan ...

Gerakan Ekonomi Syariah, Bentuk Kemajuan Industri Ekonomi di Indonesia

Suatu kemajuan negara diukur dengan pengaturan ekonominya, baik dari pendapatan perkapita dan pendapatan nasional dari negara tersebut. Ketika krisis ekonomi global sedang melanda dunia, sistem ekonomi syariah masih mampu bertahan tanpa kendala. Sistem ekonomi syariah biasanya disebut juga dengan industri halal, yang kini tidak hanya berada pada bisnis kuliner dan bank, namun juga sudah digunakan di hotel-hotel, atau bisa disebut dengan hotel syariah. Ekonomi syariah Indonesia mempunyai sistem yang membuat negara-negara maju takut akan keberadaan ekonomi syariah di Indonesia.

Analisis Film Alangkah Lucunya (Negeri Ini), Pendidikan Penting VS Pendidikan Tidak Penting

Alangkah Lucunya (Negeri Ini) adalah film karya anak bangsa yang disutradari oleh Deddy Mizwar. Sutradara sekaligus artis profesional tersebut juga memerankan seorang tokoh Ayah dari pemain utama, yaitu Muluk. Muluk adalah tokoh utama yang diperankan oleh Reza Rahardian. Ayahnya bernama Makbul yang hanya menjadi seorang tukang jahit. Muluk adalah sarjana Manajemen yang belum mendapat pekerjaan dan sudah dua tahun menganggur. Teman menganggurnya yang lain adalah Samsul yang diperankan oleh Asrul Dahlan, sarjana Pendidikan yang hanya main catur dan gaple di Pos ronda. Pipit diperankan oleh Tika Bravani, juga teman dari Muluk yang hanya menganggur di rumah saja. Lebih sering mengikuti undian di televisi daripada sibuk mencari kerja. Muluk, Samsul, dan Pipit adalah tiga anak muda yang tersandung dalam permasalahan yang “lucu” di negeri ini. Dalam film tersebut mengandung banyak pesan dan nilai-nilai yang disampaikan, baik tersurat maupun tersirat. Secara tersirat film tersebut...

teori sosiologi dan curhatanku

selalu duduk sendirian, paling depan dan nggak punya teman. setidaknya aku tak ingin menerapkan teori karl marx, hanya mencari keuntungan dari hubungan pertemanan (akhirnya kapitalis deh). coba jadi seperti apa yang dikatakan durkheim. semua dilakukan atas dasar struktur dan fungsinya. biasanya sih, yang duduk di depan menurut struktur, dia orang paling nrimo, tapi secara fungsi dia bisa jadi pinter!hahaaa....  menghibur diri sendiri, yang jelas, terima semua keadaan dengan bahagia dan positif saja, meskipun kamu disini duduk sendiri, tapi di sebelah ada temen teriak-teriak, Ngrasa nggak dianggep? ah, nggak juga, aku hanya mencoba biasa. biasa tanpa teman dekat, biasa tanpa sahabat. ntar juga ada yang deketin, walaupun mungkin kapitalis (berharap untung). terima dengan lapang dada, jangan menyulut konflik lah, jangan terapkan semua teori konflik, entah milik siapapun, Marx, Coser, NeoMarxis, Jurgen Habermas, Ah, siapapun! Bersikaplah struktural fungsional. agar tetap baik-baik s...