Perubahan
sosial adalah suatu keadaan yang berbeda dari keadaan awal dan sesudahnya
peristiwa itu terjadi. Karena ada tiga indikator yaitu: faktor penyebab,
proses, dan dampak. Terminal giwangan adalah salah satu contoh penyebab adanya
perubahan sosial di daerah Yogyakarta, khususnya masyarakat Giwangan sendiri.
Munculnya terminal giwangan ini memberikan perubahan pada masyarakat giwangan,
dari perubahan budaya dapat diketahui bahwa banyak masyarakat yang mempunyai
pekerjaan baru di daerah tersebut, dan pada perubahan sosialnya terlihat pada
masyarakat yang memulai memudar interaksi sosialnya karena kesibukan
masing-masing. Adanya masyarakat yang mampu berasimilasi di tempat ini juga
memberikan bukti bahwa ada perubahan sosial yang terjadi.
Desa
Mrican adalah desa yang letaknya berada tepat di belakang terminal. Desa inilah yang merasakan dampak
langsung dari adanya terminal. Banyak warganya yang memperoleh pekerjaan di
terminal giwangan, seperti menjadi agen bus. Dahulunya terminal bus ini berada
di kecamatan umbulharjo, yang kemudian pindah di Giwangan. Tempat yang kini
ditempati terminal, dahulunya adalah hamparan sawah.
Dilihat
dari sudut pandang seorang tukang becak, adanya terminal tidak menentukan naik
atau menurunnya pendapatan mereka. Hanya saja para tukang becak ini merasakan
adanya perubahan sosial dan budaya yang terjadi, seperti bertambahnya ramai
daerah tersebut karena penduduk sekitar mempunyai pekerjaan baru, dan banyaknya
pengunjung terminal yang lalu lalang di
daerah mereka. Tukang becak ini sudah
menekuni profesinya selama 43 tahun. Selama itu, bapak tukang becak ini tidak
mengalami mobilitas sosial yang membuat status sosialnya naik. Beliau hanya
mengalami mobilitas sosial horizontal, karena tetap menjadi tukang becak,
dimana terminal itu berada.
Terminal
giwangan menjadi sumber pendapatan bagi mereka yang mencari nafkah di terminal.
Dari pemilik warung, agen bus, hingga tukang becak. Seperti yang dialami bapak
tukang becak, tadinya beliau adalah tukang becak di terminal umbulharjo, ketika
terminal pindah di Giwangan, beliau menjadi tukang becak di terminal giwangan.
Ini membuktikan bahwa terminal menjadi sumber
pendapatan bagi beberapa masyarakat.
Dampak
yang ditimbulkan dari adanya terminal giwangan ini adalah dampak progress,
karena terdapat kemajuan di masyarakat itu. Dahulunya, sebelum ada terminal
sering terdapat konflik diantara penduduk sekitar, seperti perseteruan hingga
terjadi kekerasan, namun setelah munculnya terminal, konflik itu tidak pernah
terjadi. Hal ini disebabkan karena adanya terminal membuat cara hidup
modernitas masuk ke wilayah mereka, sehingga mereka mengenal hukum, dan tidak
berbuat gegabah dalam mengatasi konflik. Jika mereka ingin melakukan tindak
kekerasan, mereka akan berpikir dua kali, karena mereka takut akan hukum yang
akan menjerat mereka
Komentar
Posting Komentar