Langsung ke konten utama

Analisis Mengenai Interaksi Sosial Asosiatif


                   Antara – Jum, 9 Mar 2012
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) tentang kerja sama dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh bersama dengan Ketua KPK Abraham Samad di Kemdikbud, Jakarta, Jumat.
Menurut Ketua KPK, Abraham Samad salah satu kesepakatan dalam nota kerja sama ini, KPK akan mendukung penguatan pengawasan atas penyaluran serta penggunaan BOS. "Kemendikbud akan membuka akses data dari sistem pengaduan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan KPK berupa langkah pencegahan, pemberantasan, dan penindakan," ungkap Abraham.
MoU ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi dalam pemberantasan tindak pidana korupsi secara efektif dan efisien sesuai kewenangan masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan undang-undang.
Mendikbud menyampaikan, Kemdikbud dan KPK ingin bersama-sama menciptakan generasi baru yang tahan terhadap godaan-godaan korupsi.
Selain itu, sekaligus menyiapkan sistem yang berlaku di Kemdikbud bersama jajarannya termasuk fungsi pendidikan di daerah.
"Kita ingin dunia pendidikan dan kebudayaan jadi motor melalui proses pembudayaan," katanya.
Mulai tahun ajaran baru pada Juli nanti secara serentak akan dimulai pendidikan antikorupsi di sekolah. Pendidikan ini tidak hanya diberlakukan kepada peserta didik, tetapi juga insan pendidikan termasuk kepala sekolah untuk menonjolkan aspek edukasinya.
"Pendidikan antikorupsi tidak bisa ditawar. Harus kita lakukan mulai tahun ini," kata M Nuh.
Adapun ruang lingkup MoU meliputi pendidikan antikorupsi, penelitian dan pengembangan, pertukaran data dan informasi dan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).
Abraham menyebutkan, dari 5.500 lebih wajib lapor di lingkup Kemdikbud, hampir 70 persen telah melaporkan.
"Kami berharap dengan adanya nota kesepahaman ini, ketaatan para wajib lapor khususnya di Kemdikbud bisa dimaksimalkan," katanya.
Ruang lingkup berikutnya, program pengendalian gratifikasi, pengaduan masyarakat dan pengawasan, penertiban barang milik negara dan program pencegahan tindak pidana korupsi lainnya. Abraham mengatakan, korupsi yang terjadi di negeri ini sudah masif dan virus korupsi menyebar ke semua elemen masyarakat.
Menurut dia, wabah atau virus korupsi yang besar harus dilawan dengan virus pendidikan antikorupsi mulai dari level rendah sampai perguruan tinggi.
"Kita ingin membangun generasi penerus yang suatu ketika tidak mengenal perilaku atau tindakan korupsi. Mendengar kata korupsi saja sudah tabu," katanya. (tp)
Hasil diskusi
Bentuk interaksi sosial asosiatif merupakan bentuk interaksi sosial yang dapat meningkatkan hubungan solidaritas antar individu. Bentuk ini terdiri dari kerjasama, akomodasi, asimilasi dan akulturasi. Dari beberapa artikel yang terkumpul, kelompok kami memilih artikel yang berjudul Kemdikbud-KPK Kerjasama Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Dalam artikel tersebut menunjukkan adanya kerja sama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam bentuk koalisi. Kerja sama dari kedua lembaga negara ini menunjukkan adanya interaksi sosial asosiatif, karena didalamnya terdapat kepentingan-kepentingan yang sama.
Kerjasama yang dilakukan oleh kedua pihak yaitu antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh bersama dengan Ketua KPK Abraham Samad di Kemdikbud,  Jakarta, Jumat, 9 Maret 2012 membahas  pemberantasan  tindak pidana korupsi.
 Kita ketahui bahwa dinegara kita sangatlah rentan dengan permasalahan korupsi bahkan bisa dikatakan bahwa korupsi sudah masif dan virusnya pun menyebar ke semua elemen masyarakat. wabah atau virus korupsi yang besar harus dilawan dengan virus pendidikan antikorupsi mulai dari level rendah sampai perguruan tinggi.KPK sebagai komisi yang bertugas untuk memberantas korupsi bergerak di segala bidang untuk mencegah adanya korupsi. Generasi muda menjadi sorotan utama pada jaman sekarang ini, timbul banyak pertanyaan bagaimana generasi muda di masa mendatang, apakah akan meneruskan kebiasaan korupsi atau mencegahnya? Maka pendidikan memiliki peran penting dalam mengatasi permasalahan ini, salah satu tindakan yang dilakukan oleh pihak pemerintah adalah membentuk kerjasama antara kemendikbud dan KPK, yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi dalam pemberantasan tindak pidana korupsi secara efektif dan efisien. Kita ketahui bahwa Kemendikbud adalah lembaga yang mengurus pendidikan, yang berhubungan dengan generasi muda. Jadi akan lebih mudah untuk menyampaikan anti korupsi pada generasi muda yang masih duduk di banku sekolah. Karena
Kesepakatan dalam nota kerja sama ini adalah KPK akan mendukung penguatan pengawasan atas penyaluran serta penggunaan BOS. Sesuai dengan kewenangan KPK berupa langkah pencegahan, pemberantasan, dan penindakan masalah korupsi,dimana  kemendikbud membuka akses data sistem pengaduan untuk ditindaklanjuti oleh pihak KPK mengenai mana data yang sesuai dengan prosedur dan mana data yang dirasa mengganjal. Sehingga dari sinilah para pihak-pihak yang bersangkutan wajib lapor , khususnya di Kemdikbud.
Kedua pihak ini ingin bersama-sama menciptakan generasi baru yang tahan terhadap godaan-godaan korupsi. Selain itu, sekaligus menyiapkan sistem yang berlaku di Kemdikbud bersama jajarannya termasuk fungsi pendidikan di daerah. Sehingga mereka menginginkan dunia pendidikan dan kebudayaan menjadi motor pemberantasan  melalui proses pembudayaan, agar generasi-generasi masa depan sesuai dengan harapan bangsa kita bukan sebagai pihak-pihak yang melakukan aksi tindak pidana korupsi, karena kita ketahui banyak diantara orang-orang terdidik malah menjadi pihak yang melakukan tindak pidana korupsi yang meresahkan masyarakat.
Kata Moh. Nuh mulai tahun ajaran baru pada Juli nanti secara serentak akan dimulai pendidikan antikorupsi di sekolah. Pendidikan ini tidak hanya diberlakukan kepada peserta didik, tetapi juga insan pendidikan termasuk kepala sekolah untuk menonjolkan aspek edukasinya. Sehingga pendidikan antikorupsi tidak bisa ditawar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN OBSERVASI TAMAN PINTAR

A.     DESKRIPSI TAMAN PINTAR 1.       Sejarah Taman Pintar Taman Pintar merupakan obyek wisata pendidikan keluarga di Kota Yogyakarta yang menawarkan wahana belajar sekaligus rekreasi yang komplit untuk anak-anak, mulai dari usia pra sekolah hingga tingkat sekolah menengah. Rentang usia kelompok sasaran ini dipilih karena dipandang sebagai generasi penerus bangsa yang potensial untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Di dalam taman yang digagas oleh Wali Kota Yogyakarta, Herry Zudianto, SE.Akt, MM, dan dibangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi ini, terdapat enam zona dengan bermacam wahana bermain dan belajar yang disertai alat peraga iptek. Begitu memasuki kawasan ini, pengunjung dapat langsung menyaksikan dan mencoba hasil karya inovasi teknologi dan permainan dari pelbagai wahana tersebut. Di Indonesia, terbentuknya taman semacam ini diawali dengan berdirinya pusat peragaan iptek yang berlokasi di Taman M...

perubahan Sosial Budaya di Terminal Giwangan

Perubahan sosial adalah suatu keadaan yang berbeda dari keadaan awal dan sesudahnya peristiwa itu terjadi. Karena ada tiga indikator yaitu: faktor penyebab, proses, dan dampak. Terminal giwangan adalah salah satu contoh penyebab adanya perubahan sosial di daerah Yogyakarta, khususnya masyarakat Giwangan sendiri.

share everything

ketika aku merasa gagal akan segala hal, kau mengjarkan bahwa aku masih beruntung memiliki wanita kuat sepertimu.  memang jauh di mata, tapi dekat di hati. Memiliki perasaan yang tiada tara habisnya. tanganmu, tak pernah membelai rambutku, yang kini mulai menipis, banyak yang rontok, sudah tidak seperti dulu, ketika kau bilang, rambutku sepertimu, mengembang tebal, dan terlalu banyak. tapi, aku tahu, kau mengirimkan belaianmu lewat doa-doamu, Tuhan mengirimkan kasih sayangmu yang jauh disana. meskipun aku tak pernah bagaimana dekapanmu, yang kata orang, dekapan dari wanita sepertimu, mampu menghilangkan seribu kesedihan, tapi aku tak pernah tahu bagaimana rasanya. yang aku tahu, dekapan itu adalah dekapan dari Tuhan yang mengirimkan dekapan darimu.  ketika aku merasa bahwa ketidakadilan itu serasa mencekik kehidupanku di masa ini, aku akan merasa sangat berdosa jika melupakanmu dari semua perjuangan yang telah engkau berikan.saat aku merasa aku berjuang sendiri, aku menco...